Tuesday, January 20, 2009

President Obama, catatan keempat: Semua yang baru

Banyak hal menarik terjadi hari ini di seputar pelantikan Obama. Rasanya cocok kalau menamakan yang menarik itu "semua yang baru."

Pertama, yang baru di white house. Saat semua mata tertuju pada transisi kekuasaan dari George W. Bush kepada Barack Husein Obama, mungkin tidak banyak yang menganggap penting 'transisi' apa yang terjadi di belakang layar. Pagi tadi sesudah mengikuti ibadah di gereja Episkopal St. John, Presiden [terpilih] dan Michelle Obama mendatangi white house untuk menikmati sarapan pagi bersama Presiden dan Laura Bush. Hal baru terjadi karena pada saat itu [dan menurut pemberita] Michelle Obama membawa semacam 'buah tangan' untuk Laura Bush. Itulah kali pertama gesture of kindness seperti itu terjadi. Kemudian baru diberitakan bahwa 'kado' yang diberikan oleh Michelle adalah jurnal dan ballpoint. Sepertinya mendukung Laura Bush untuk menulis pengalamannya sebagai first lady selama 8 tahun.

Kedua, yang baru [juga] di white house. Saat prosesi penyerahan-terimaan kekuasaan sedang berlangsung sebuah kegiatan penting juga sedang terjadi di gedung putih. Para petugas pengangkat barang dan pengatur sibuk memasukkan barang-barang milik keluarga Obama. Sejak pagi kegiatan itu berlangsung dengan harapan begitu Presiden Obama dan keluarga siap memasuki gedung putih sesudah acara pelantikan selesai, maka rumah baru mereka pun sudah siap. Seingat saya sekitar 70-90 orang terlibat dalam 'prosesi' pemasukan dan pengaturan barang-barang di rumah putih itu.

Semuanya berlangsung pada hari yang sama. Yang publik dan yang domestik, yang politis dan yang religius! Untuk saya hal ini menarik karena hari ini menjadi saat dan ruang di mana keseimbangan itu diberi tempat.

Ketiga, yang baru di luar kebiasaan hari inagurasi. Saat saya mengetik, peristiwanya sedang terjadi. Pesta malam inagurasi. Ini kali pertama Presiden dan Ibu Negara mengadakan pesta inagurasi yang terbuka untuk publik. Pesta ini diberi nama "the Neighborhood Ball!" Bisa dibayangkan bahwa yang hadir datang dari berbagai lapisan. Dan yang pasti komunitas urban di Washington, D.C. diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari riuh-rendahnya pesta demokrasi. Saya juga baru tahu bahwa sebelumnya, Presiden George W. Bush dengan sengaja tidak membangun 'tali silaturahmi' dengan masyarakat lokal di D.C. Obama dan Michelle, dengan latar belakang mereka sebagai community organizers menggunakan pendekatan yang berbeda dengan menjangkau (reaching out) local communities. Dan malam ini, di pesta pertama dari 10 pesta yang akan mereka hadiri, President dan Ibu Negara akan melakukan dansa pertama (their first dance) di pesta neighborhood ini. Di pesta ini kelompok masyarakat dari berbagai lapisan hadir, dari community organizers, aktifis sosial, guru, artis hollywood, politikus, dll.

Dari yang baru ini, 2 hal kelihatannya sudah menjadi ciri kepemimpinan-pelayanan Obama: Membawa pembaruan sebagai element untuk menjangkau (reaching out) dan menghubungkan (building bridges) perbedaan-perbedaan yang ada.

No comments: