Saat ini jam 12:05 pagi waktu Boston, MA. 5 Menit pertama saat "Tahun Baru Cina".
Pagi tadi saya dan teman-teman ICF (Indonesian Christian Fellowship) merayakan tahun baru sambil makan siang dimsum di China Pearl, China Town, Boston. Enak sekali. Cukup banyak yang hadir: 20 orang. Tepatnya, 3 pasang suami istri masing-masing dengan anak perempuan balita (ketiganya cute: Nadine, Karina, dan Michelle), seorang ibu mertua, sepasang suami istri yang sedang menantikan kelahiran bayi laki-laki, dan para singles dan engaged. Semua makanan yang disajikan enak. Favorit saya: Ceker ayam! Tentu saya juga menikmati sajian yang lain. Maaf, saya agak susah menyebutnya karena semua punya nama chinese yang bagi saya sama saja artinya: ENAK! Tapi walaupun semuanya enak, tetap saja saya kembali ke CEKER AYAM. Namanya juga favorit.
Setelah semuanya kenyang, pembayaran ala saweran selesai dilakukan, maka kamipun keluar dari resto yang tetap dipenuhi banyak orang. Badan rasanya lebih hangat walaupun udara di luar tetap saja dingin. Tapi kami kelihatan siap dengan kostum ekstra hangat. Saya sendiri super siap: stocking (ini istilah orang Indonesia untuk menyebut kaos kaki tipis sampai pinggang) dilapisi long john (seperti stocking tapi lebih tebal, dan sedikit lebih tebal dari legging) dan dilapisi lagi dengan celana panjang corduroy. Belum cukup dengan 3 lapisan itu, kaos kaki ekstra panjang sampai di atas lutut menambah lapisan di balik celana panjang saya. Semuanya sudah cukup tebal. Atasan saya pun demikian, 2 lapis di tambah down coat panjang. Sarung tangan pun 2 lapis. Dan untuk pelindung kepala topi wool cukup menghangatkan kepala dan setidaknya melindungi telinga saya dari terpaan angin yang sangat amat dingin setidaknya minus 20 C.
Perut kenyang, tubuh hangat! What a perfect day! Saya dan beberapa teman kemudian memutuskan mengunjungi teman kami yang baru saja pindah ke apartemen baru. Apartemennya nyaman apalagi dengan pemandangan langit yang terhampar luas dengan warna biru pucat langsung di atas boston common. Pohon-pohon tanpa daun yang kelihatan menahan dingin, dan persis di bawah pohon-pohon itu terhampar salju putih menutupi semua yang berada di atas tanah. Orang-orang di taman itu lalu-lalang dan semuanya berkostum seperti kami. Semuanya berbungkus pakaian berlapis dan berjalan dengan badan agak sedikit menunduk cenderung 'mengkerut'kan badan mereka. Khas gaya berjalan saat musim dingin. Menghindari tiupan angin dingin dan berusaha sebisa mungkin berjalan cepat ibaratnya bola yang menggelinding tanpa peduli sekelilingnya. Matahari sore masih bersinar saat saya memperhatikan pemandangan itu. Indah sekali. Seandainya saya pelukis, tentu semua yang saya lihat sore tadi sudah akan ada di kanvas saya. Dari jendela kaca besar apartemen teman saya di lantai 12 [?], semua yang bergerak dan tak bergerak di taman itu menjadi semacam lukisan indah. What a beautiful afternoon!
Kami pun bercakap dengan santai ditambah dengan margarita lezat. Masih larut kami dalam percakapan sore itu ketika seorang teman menerima telpon dari teman kami di New Jersey mengabarkan kalau saya meninggalkan handphone saya di China Pearl. Tak sempat berpikir bagaimana semuanya terjadi, saya tetap meyakinkan diri saya kalau saya sudah memasukkan HP saya ke dalam tas. Kami pun kemudian berbondong-bondong di tengah udara dingin kembali berjalan beberapa blok dari apartemen itu kembali ke resto dimsum. Dan Hp saya ada di sana bersama 1 ballpoint. Hmm? Terima kasih banyak. I really appreciate it! Pikiran saya tenang. Tetapi sebenarnya saya kagum. Betapa baiknya orang yang menemukan HP dan pulpen saya itu dan mengembalikannya. Seandainya hal itu terjadi di negri saya mungkin ceritanya berbeda. Tetapi mungkin juga tidak. Tidak selalu yang buruk terjadi di tanah airku.
Malam ini kembali saya diingatkan akan peristiwa tadi. Dan karenanya tahun baru ini saya awali dengan mengucap syukur bahwa masih ada orang yang tidak memikirkan dirinya sendiri. Orang itu orang baik. Saya tidak tahu siapa dia. Tapi saya tahu hari ini saya diberkati melalui orang baik itu. Dan untuk orang itulah saat ini saya mengirimkan ucapan terdalam dari hati saya: SELAMAT TAHUN BARU CINA. May God's abundant blessings be upon you always.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment