Tuesday, January 20, 2009

Obama's Inauguration Day, Jan 20, 2009 (9.04am)

Hari ini semuanya menjadi tidak biasa. Hari ini, Selasa 20 Januari 2009, negri ini, Amerika Serikat menyaksikan harapan yang kembali hidup.

Saya mencoba memaknakan hari ini dari kamar saya di Boston, sekitar 8-10 jam naik bis ke Washington, D.C. di mana pusat harapan itu sedang dirayakan. Tidak seperti hari-hari sebelumnya, hari ini saya khususkan untuk hari bersejarah bukan hanya untuk bangsa ini tetapi juga untuk begitu banyak negri lain di seluruh dunia.

Hari ini saya tidak menyentuh bacaan wajib saya sebagai mahasiswi yang sedang menulis disertasi. Hari ini saya khususkan untuk menuliskan apa yang saya lihat, dengar, rasakan, dan kemudian refleksikan dalam blog ini.

Stasiun TV ABC, stasiun favorit saya, menyiarkan acara pelantikan Obama langsung dari D.C. sejak jam 7 pagi. Saat saya menulis, Barack dan Michelle Obama sedang mengikuti ibadah pagi khusus di St. John Episcopal Church, sekitar 2 blok berjalan dari White House. Demi keamanan, the Obamas naik the first limo. Yang menarik dari ibadah ini adalah the sense of ecumenicity. Gereja ini adalah gereja episkopal, tetapi khusus untuk hari ini President (elect ... beberapa jam lagi sebelum Obama diambil sumpah) Obama mengundang Bishop T.D. Jakes, uskup mega church dari Dallas (gereja 'maha besar' yang beranggotakan sekitar 30.000) untuk berkhotbah. Yang hadir dalam ibadah (tentu saja), e.l. Joe dan Dr. Jill Biden, yang nota bene adalah penganut ajaran Katolik. Diperkirakan ibadah akan berlangsung selama 1 jam. Jadi bisa dibayangkan liturgi ala Episcopal dengan pengkhotbah dari mega church, president dengan latar belakang Baptist dan wapres yang Catholic.

Ibadah ini bersifat privat jadi media tidak diijinkan meliputnya. So, saya cuma bisa mencatat dari apa yang diperlihatkan media.

Sedikit tentang gereja St. John. Gereja ini seperti gereja biasa dengan seluruh aktifitas ibadah dan programnya. Tetapi gereja ini juga dikenal sebagai President Church, karena beberapa presiden sebelum Obama rutin bergereja di sini. Tetapi dalam berita dikatakan keluarga President Obama masih akan meluangkan waktu untuk beribadah di beberapa tempat untuk kemudian menentukan di mana mereka akan secara rutin beribadah. Salah satu alasan hal ini dilakukan karena kedua anak mereka, Melia dan Sasha, yang diharapkan bisa secara aktif terlibat dalam program kegiatan gereja, mungkin salah satunya adalah kegiatan sekolah minggu.

Untuk saat ini, pemikiran yang muncul adalah: aspek keluarga menjadi penting dan nyata dalam kehidupan first family ini.
Sekian dulu catatan pertama ini. Beberapa saat lagi akan saya lanjutkan

No comments: